Kemnaker Butuh 4 Hari Validasi Data Pekerja Penerima Bantuan Gaji Rp600.000
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyebutkan proses validasi penerima program Pertolongan Bantuan Gaji (BSU) sebesar Rp600.000 per bulan dilaksanakan ketat semasa empat hari. Penelusuran dengan cara dalam dilaksanakan untuk jamin supaya BSU pas target.
Slot Memburu Game Slot Yang Banyak Bonus
"Ada proses semasa empat hari yang kami kerjakan untuk memeriksa kelengkapan kriteria penerima faedah program ini," tutur Direktur Jenderal Pembinaan serta Pemantauan Ketenagakerjaan serta K3 Kementerian Ketenagakerjaan, Haiyani Rumondang, dalam dialog FMB di Jakarta, Kamis (17/9).
Proses ini dilaksanakan supaya penerima faedah betul-betul sesuai persyaratan yang sudah diputuskan oleh pemerintah. Hingga, penerima faedah bisa pas target sesuai keperluan pekerja yang terpengaruh dari epidemi sekarang ini.
Peranan dari Kemenaker, kata Haiyani penting. Mengingat Kemenaker adalah lembaga yang diberi wewenang oleh Kementerian Keuangan untuk memberi validasi paling akhir. Kementerian ini akan langsung ajukan pada KPPN dengan cara langsung untuk dialirkan pada Bank Himbara yaitu Mandiri, BRI, BNI, serta BTN.
"Jika telah (rampung), dilaksanakan penelusuran lewat kami. Dalam proses sebelum dilaksanakan perintah pencairannya. Kita cuma proses kelengkapannya serta pastikan perintah pembayaran langsung ke KPPN ke Bank penyalur Himbara," tuturnya.
Sampai sekarang ini penyalura BSU telah masuk gelombang pertama serta sampai pada batch ke-3. Berkaitan pendistribusian batch 1 telah sebesar 99,32 %, batch 2 telah sebesar 99,28 %, serta batch 3 telah capai 40,9 %.
"Ada masalah, sebab ada banyak rekening bank yang memiliki masalah, hingga tidak dapat dilaksanakan transfer," tuturnya.
Disamping itu, Direktur Penting BPJamsostek, Agus Susanto mengatakan, telah sekitar 11,8 juta data penerima faedah yang sudah dikasih ke Kementerian Ketenagakerjaan untuk dialirkan pertolongan program Pertolongan Bantuan Gaji (BSU).
"Dalam tiga minggu kami telah kumpulkan sekitar 14 juta, tetapi yang sudah kami validasi ada 11,8 juta," tutur Agus Susanto.
Menurutnya, data yang sudah diberikan sudah lewat validasi yang dilaksanakan oleh BP Jamsostek dalam tiga minggu paling akhir sesuai data yang dipunyai oleh beberapa peserta. Maksudnya, bisa memberikan dukungan program BSU yang dikasih ke pekerja yang terpengaruh Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
"Semua validasi serta memberi data penerima pertolongan bantuan gaji yang diberi eksekutor pembayarannya," tuturnya.
